Home PRESS RELEASE
PRESS RELEASE
83,22% ekspansi sawit di tanah Papua berasal dari era SBY

[JAKARTA, 5 JUNI 2020]Hasil studi Greenomics Indonesia mengungkapkan bahwa pelepasan kawasan hutan untuk perkebunan sawit di Provinsi Papua dan Papua Barat selama 20 tahun terakhir (2000-2019), mencapai 1,2 juta hektar atau setara 18 kali lipat luas DKI Jakarta.

 

Read more...
 
Greenpeace perlu berbagi pengalaman kolaborasi dengan Sinarmas terkait Karhutla 2015

[JAKARTA, 25 SEPTEMBER 2019]Greenomics Indonesia meminta Greenpeace untuk menjelaskan ke publik mengapa grup Sinarmas menjadi grup terbesar yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tahun 2015, pada saat Greenpeace berkolaborasi dengan raksasa kertas dan sawit tersebut..

Read more...
 
RESPON TERBUKA Greenomics Indonesia

[JAKARTA, 9 AGUSTUS 2019] - Terhadap pernyataan Greenpeace yang dimuat di KOMPAS (9/8/2019) yang menyebutkan bahwa “ada atau tidak ada moratorium, area hutan konservasi dan hutan lindung terlindungi undang-undang”,   Greenomics Indonesia merasa perlu merespon pernyataan tersebut berikut ini:

Read more...
 
Uni Eropa seperti menghukum deforestasi era SBY

[JAKARTA, 26 MARET 2019] - Greenomics Indonesia meminta Uni Eropa untuk memahami data pelepasan kawasan hutan untuk ekspansi perkebunan sawit selama 2008-2015, yang menjadi periode analisis EU Delegated Act dengan melabelkan risiko tinggi untuk minyak sawit akibat deforestasi.

Read more...
 
80% areal pelepasan kawasan hutan PT HIP masih berhutan lebat

[JAKARTA, 18 JANUARI 2019] - Hasil analisis spasial Greenomics Indonesia mengungkapkan bahwa areal pelepasan kawasan hutan untuk perkebunan sawit yang diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 23 November 2018 kepada PT Hardaya Inti Plantation (HIP), sekitar 80% dari areal tersebut terbukti masih berupa hutan lebat.

Read more...
 
Jejak sebagai pemberi izin terluas, tak bisa dihapus

[JAKARTA, 4 SEPTEMBER 2018] - Greenomics Indonesia berpendapat bahwa Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan tidak akan bisa menghapus jejaknya sebagai pemberi izin terluas pelepasan kawasan hutan untuk perkebunan, mayoritasnya sawit, yang diberikannya kepada sejumlah konglomerat ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Kehutanan di era pemerintahan SBY.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>

Page 1 of 4